Suara lama itu...?
Dulu suara itu sering mengiang - ngiang ditelinga, sering menyapa lewat pesan pesan, sering berkumandang berpadu dengan angin berlalu disetiap harinya. Menjadikan musik sehari hari yang selalu aku putar dan rindukan. Namun sejak negara api menyerang suara itu tak lagi terdengar lenyap terbakar api menjadi abu yang membekaskan akan kenangan. Tak lagi terdengar, tak lagi menyapa, tak lagi berkumandang. Setengah mati aku merindu akan gangguan gangguan itu. Kini yang menjadikan hobby ku menghapu semua lagu dalam daftar putar itu secara perlahan dan mengisikannya dengan lagu baru yang bertentangan.
Satu tahun...dua tahun...tiga tahun...empat tahun...
sudah berlalu dan aku berhasil menghapusnya meski dengan perasaan tertatih menyayat - nyayat hati. Ditahun kelima ini aku kembali mendengar suara itu ??? suara yang selalu kurindukan namun selalu aku berusaha untuk tidak mengingatnya. Suara itu hadir layaknya bayi yang sedang lahir.
"menyapa menjawab, meminta menolak, bertanya abaikan" itu yang mampu aku lakukan, padahal aku sangat rinduuuuu sekali.
Entah ini jalan apa aku tak tau, aku hanya berusaha untuk tidak mengingatnya dan tidak mengembalikan akan lagu kusam yang telah ku kemas rapi dan ku lempar ke tong sampah. Jangan sampai usaha empat tahun aku menghapusnya akan sia - sia dengan dantangnya sapaan nama itu?.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar